Tingkatkan PAD dan DBH, DPRD Meranti Dukung Kelancaran Operasi PT ITA

Meranti, detikinews.com — DPRD Kepulauan Meranti mendukung kelancaran operasional PT Imbang Tata Alam (ITA) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebab dengan lancarnya operasi perusahaan minyak dan gas bumi (migas) tersebut maka diharapkan produksi migas akan meningkat yang berimbas kepada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk kabupaten.

Penegasan itu disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, H Khalid Ali SE saat melakukan kunjungan kerja ke Kurau Camp PT ITA, Selasa (19/8/2025).

Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Anthoni Sidharta SH MH, Ketua Komisi II Syaifi Hasan A. Md dan wakil, Mulyono SE MIKom, serta sejumlah anggota Komisi II.

Sementara dari PT ITA dihadiri VP Operation Sumatra Yoyok S Purwanto, Deputy Area Manager Hadi Purnawan, GPA Advisor Amru Mahalli serta sejumlah karyawan perusahaan.

“Alhamdulillah kunjungan berlangsung singkat, padat tapi sangat berarti. Terima kasih kepada PT ITA yang telah menerima kami, semoga ke depan perusahaan semakin berkembang dan produksi meningkat sehingga bisa menambah pemasukan daerah bagi Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Khalid.

Sementara Yoyok S Purwanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Karena keberlangsungan perusahaan ini butuh dukungan pemerintah daerah dan legislatif dari Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Yoyok.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tentang operasional perusahaan serta program-program yang disampaikan secara bergantian oleh Deputy Area Manager Hadi Purnawan dan Sr CSR Officer, Arip Hidayatulloh.

Kepada pimpinan DPRD dan anggota Komisi II dipaparkan bahwa PT ITA bersama SKK Migas terus menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasi. Tidak hanya menjaga ketahanan energi nasional, perusahaan juga aktif menghadirkan program tanggung jawab sosial (CSR/PPM) yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Program ini mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, hingga lingkungan, dengan jangkauan yang semakin luas dari tahun ke tahun.

Sepanjang tahun 2024, PT ITA berhasil menorehkan sejumlah capaian sosial. Di bidang pendidikan, perusahaan menyalurkan beasiswa untuk 50 mahasiswa STKIP Meranti, menghadirkan akses internet bagi 300 siswa dan 30 guru di daerah pelosok, serta membangun perpustakaan di sejumlah sekolah. Sementara di sektor kesehatan, perhatian diberikan pada pencegahan stunting, khitanan massal, hingga penguatan data kesehatan kader posyandu.

Tak hanya itu, dorongan bagi peningkatan ekonomi masyarakat juga dilakukan melalui pelatihan pengolahan sagu, penguatan koperasi jasa keuangan dengan aset mencapai Rp 4 miliar, serta pengembangan desa wisata. Dari sisi infrastruktur dan lingkungan, PT ITA turut memperbaiki akses jalan, menyediakan air bersih bagi 220 rumah tangga, menanam 7.100 bibit mangrove, serta membangun pemecah ombak berbahan kayu untuk melindungi kawasan pesisir.

Komitmen peningkatan infrastruktur masyarakat ini juga diperkuat. Tahun ini, PT ITA menjadwalkan peningkatan jalan di Desa Batang Malas sepanjang 1.650 meter dengan lebar 4 meter. Proyek yang menelan biaya Rp2,9 miliar ini diharapkan dapat memperlancar akses warga sekaligus mendukung roda perekonomian desa. Kehadiran program ini melengkapi kontribusi sektor infrastruktur yang telah dilakukan di wilayah lain.

Tak ketinggalan, perusahaan juga hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari bantuan bagi korban kebakaran, kecelakaan, hingga masyarakat sakit di Merbau, TTB, dan Sungai Apit. Hingga pertengahan 2025, tercatat 1.500 warga desa telah merasakan manfaat pembangunan jalan, 2.700 bibit mangrove berhasil ditanam untuk mencegah abrasi, serta lebih dari 200 warga pesisir terlibat aktif dalam program pelestarian lingkungan.

Di balik berbagai kegiatan sosial tersebut, PT ITA menyampaikan bahwa produksi 3 sumur gas di lapangan Melibur yang dibeli oleh PLN dan dikonversi menjadi energi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau sudah dirasakan manfaatnya lebih kurang 9000 pelanggan dan 5 kilang sagu baik di Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tasik Putri Puyu. Hal ini diharapkan mendorong ekonomi masyarakat.

Kombinasi antara pencapaian produksi energi dan pelaksanaan program CSR menunjukkan bahwa keberadaan PT ITA di Riau tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Perusahaan berupaya hadir sebagai mitra pembangunan yang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat di wilayah operasinya. (Adv)

Comments (0)
Add Comment