Petani Ikan Di Sekitar Balai Benih Ikan Desa Sibulelemuara, Mengeluh Karena Kekurangan Modal

586

TAPANULI SELATAN, detikinews.com — Sejumlah petani tradisional pembudidaya ikan tawar yang berada di desa bargottopong kecamatan batangangkola kabupaten tapanuli selatan mengeluh karena dalam hal mengelola kolam ikan, para petani mengaku kekurangan modal, sehingga hasil yang diperoleh juga ala kadarnya.

Demikian disampaikan salah seorang petani pembudidaya ikan, Jusri Tambunan (50) warga Sibulele
kepada media baru baru ini.

“Saya dan warga lainnya selama ini swakelola sangat berharap kepada pemerintah kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) khususnya dinas perikanan dan kelautan, supaya kami petani kecil ini diperhatikan dan diberi bantuan bibit ikan, pakan, dan penyuluhan agar hasil budidaya kami nantinya bisa dimaksimalkan, sehingga kedepannya dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga dan juga dapat memenuhi kebutuhan gizi petani dan masyarakat”. Harap Jusri Tambunan

Seperti diketahui, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) balai benih ikan (BBI) milik dinas perikanan dan kelautan pemkab Tapsel terletak di desa Sibulele Kecamatan batang Angkola kabupaten Tapanuli Selatan.

Namun Jusri mengaku, enggan mengajukan permohonan bantuan ke balai benih ikan tersebut karena tidak mengerti prosedur dan cara mendapat bantuan dari pemerintah, sebab selama ini dirinya mengaku dalam sepengetahuannya,
BBI tersebut kurang mensosialisasikan program program strategis pemerintah kepada masyarakat disekitar balai benih ikan tersebut.

” Mudah mudahan setelah mendengar keluhan kami ini, kami sangat berharap Pemkab Tapsel bisa membantu dan membimbing kami dalam membudidayakan ikan tawar ini, apalagi di masa pandemi covid -19 saat ini, karena usaha ini sangat sejalan dengan program pemerintah pusat dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional”.tandas jusri mengakhiri

Sementara Kunco kepala bidang (kabid) Produksi
Dinas Perikanan dan kelautan kab.Tapsel saat dihubungi media ini melalui telepon seluler (21/4) mengatakan
petani kolam ikan yang ingin mendapat bantuan dari pemerintah harus terlebih dahulu
membentuk kelompok tani yang berbadan hukum, sehingga nantinya dapat mengajukan proposal permohonan bantuan kepada pemerintah.

“Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi PPL nya” tutup kunco mengakhiri.

(Wira)

Leave A Reply

Your email address will not be published.